Google Sky Map

Posted in By Yoga Kusuma 0 komentar

Google Sky Map, aplikasi yang bisa digunakan untuk menjelajahi suasana langit seperti mengetahui lokasi benda langit baik rasi bintang, planet, maupun bulan kapanpun dari ponsel Android sebagai bagian unjuk kemampuan smartphone Android yang diluncurkan sekitar 3 tahun lalu kini memiliki kabar gembira.
Menurut Google Research Blog, Google secara resmi menghentikan pengembangan Sky Map. Maksudnya, Google berhenti mengembangkan aplikasi tersebut secara langsung, namun para insinyur dari Google tetap turut serta dalam mengembangkan aplikasi tersebut dengan menjadi penasihat bagi para mahasiswa Carnegie Mellon University yang selanjutnya mengembangkan Sky Map. Kerja sama tersebut akan menjadi hasil proyek mahasiswa dalam pengembangan masa depan aplikasi ini.
Tidak hanya itu, para programmer dapat menggunakan  source code Sky Map untuk keperluan mereka (open source). Pihak Google juga mengucapkan terima kasih kepada para pengguna yang telah mendukung Sky Map selama tiga tahun ini, dan merasa tersentuh dengan salah satu opini pengguna yang masuk, terutama salah satu e-mail dari pengguna, yaitu ‘sat down with my son and looked around at the planets for about 45 minutes…time well spent, thanx ‘.